Monday, October 20, 2014

Mengapa Anak Yang Memiliki Fisik Sehat Otaknya Lebih Cerdas

Dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Peribahasa ini tercermin pada penelitian dari Illinois University mengenai anak sehat dan kecerdasan. Ditemukan fakta bahwa anak sehat fisik lebih cerdas otaknya.

Anak-anak yang sehat secara fisik memiliki area putih di otak mereka yang lebih banyak. Area ini bertanggung jawab untuk ingatan, konsentrasi dan belajar. Penelitian ini mencari hubungan antara tubuh dan kesehatan mental pada anak berusia sembilan dan 10 tahun.

Peneliti Laura Chaddock-Heyman, meneliti bagaimana aerobik ada hubungannya pada otak anak-anak. Penelitian ini menunjukkan anak-anak yang sehat secara fisik juga berprestasi lebih baik daripada anak-anak yang fisiknya tidak fit alias anak sehat fisik lebih cerdas otaknya. Profesor Arthur Kramer mengatakan bahwa hal yang sama ditemukan di orang dewasa juga. 

Dalam penelitiannya, peneliti melihat 24 anak-anak lewat diffusion tensor imaging (DTI) untuk melihat area putih. Dikombinasikan dengan status ekonomis dan sosial, masa puber, IQ dan diagnosis lainnya, dicapai kesimpulan anak sehat fisik lebih cerdas otaknya. Namun penelitian ini masih harus dilanjutkan, apakah anak-anak ini rajin olahraga sampai dewasa?

Sumber : intisari-online.com
>> >> Baca Selengkapnya...

Waspada…! Kreativitas Otak Kanan Anak Berujung pada Imajinasi Seksual

Anak merupakan sosok imajinatif karena masih menggunakan otak kanan dalam berpikir. Hal tersebut tentunya sangat baik, namun kemudian menjadi masalah jika mereka menggunakannya untuk hal berbau seksual.

Menurut salah satu peneliti otak, anak-anak memiliki fungsi otak yang unik. Roger W. Sperry, yang mendapatkan penghargaan Nobel pada 1981 karena menemukan fakta tentang otak kanan dan otak kiri, menyebutkan bahwa anak-anak memiliki otak kanan yang lebih aktif daripada otak kirinya.

“Jika anak melihat benda dengan otak kanan, maka mereka akan melihatnya dengan memunculkan imajinasi dari benda tersebut,” kata Ayah Edi, praktisi Multiple Intelligence dan Holisctic Learning dalam acara bertema "We Care, We Share, for Bright Future" Daycare Unilever 2014 di Graha Unilever, Jakarta closing ceremony Unilever day care di Graha Unilever, Jakarta, baru-baru ini.

Pendiri sekolah yang telah banyak menangani anak-anak bermasalah ini juga menambahkan bahwa jika anak-anak melihat hal-hal berbau seksual, maka mereka akan memunculkan imajinasi dari hal tersebut. Ini bisa menimbulkan rangsangan seksual dengan otak kanannya. Untuk mencegah hal tersebut, otak kiri anak perlu dilatih. Bagaimana anak-anak bereaksi sama jika melihat hal berbau seksual sehingga rangsangan tidak akan muncul.

“Saat anak kita terbiasa melihat benda dengan analisis otak kiri, maka respon yang timbul akan benar terhadap gambar-gambar seks. Kalau tidak, mereka akan menjadi kecanduan seks. Caranya adalah dengan memperkenalkan anak mengenai organ tubuh dan fungsinya. Sehingga setelah memahaminya, ketika melihat hal-hal yang berbau seksual tidak akan timbul imajinasi dan rangsangan,” simpul Ayah Edi.

Sumber : Okezone.com
>> >> Baca Selengkapnya...

Inilah 6 Cara Terbaik Untuk Meningkatkan Ketajaman Otak Anda

Anda sering lupa menaruh kunci mobil? Atau Anda sering lupa apa saja yang baru dibicarakan oleh kolega Anda? Hati-hati barangkali Anda sudah mulai mengalami penurunan ketajaman otak!
Sekilas sepele, tetapi jika disimak penurunan ketajaman otak ini sangat dapat mengganggu performa diri, terutama jika Anda profesional muda yang tengah berkarir di bidang pekerjaan yang Anda cintai. Salah-salah performa ketajaman otak bisa menghambat karir Anda.

Bagaimana penurunan ketajaman otak dapat terjadi dan apa saja tipsnya? Simak dan ketahui beberapa tips berikut ini, seperti dikutip dari laman Klikdokter.com yaitu :

1: Makanlah Lemak Sehat
makanan otak nutrisiPada suatu studi yang dikeluarkan oleh Journal of Alzheimer's Research tahun 2012 menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi lemak sehat memiliki penurunan risiko gangguan ingatan 35% dibandingkan mereka yang tidak.

Beberapa diantara makanan yang mengandung lemak sehat adalah:
Buah alpukat
Ikan salmon
Ikan sarden
Telur
Kacang-kacangan, dan sebagainya.

2: Batasi Asupan Gula dan Tepung Putih
Pada proses penyimpanan ingatan, otak kita sangat berpengaruh pada kadar insulin yang otak kita miliki. Jika terdapat zat yang mengganggu kadar insulin di dalam otak, maka proses penyimpanan ingatan akan terganggu.
Kadar insulin di dalam otak dipengaruhi dari apa yang kita makan. Beberapa makanan yang dapat mengganggu stabilitas kadar insulin di dalam otak diantaranya adalah:
Gula dan Tepung Putih
Gula dan tepung putih merupakan nutrisi karbohidrat sederhana yang kemudiannya akan dipecah menjadi gula sederhana ketika melalui proses pencernaan kita.  Gula sederhana dapat mengganggu kadar insulin di dalam otak dan mengganggu kemampuan otak dalam menyimpan ingatan.
Makanan Berlemak Jenuh
Serupa seperti gula sederhana, makanan berlemak jenuh dapat mengacaukan kadar insulin di dalam otak dan mengganggu kemampuan otak untuk menyimpan ingatan.

3: Lakukan Senam Otak
Senam otakMungkin Anda sering mendengar analogi yang mengumpamakan otak bagaikan otot, bahwa jika Anda tidak menggunakan dan melatihnya lebih sering, Anda akan kehilangan fungsinya. Demikian adanya, kurang lebih pendapat ini kurang lebih sama.

Pasalnya, suatu penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Neurologi pada tahun 2013 menyebutkan bahwa aktivitas yang menstimulasi otak seperti membaca atau menulis dapat meningkatkan ketajaman otak.
Sebaliknya, jika aktivitas membaca atau menulis semakin jarang, maka fungsi otak akan jarang terlatih.

4: Bersosialisasi
Semakin Anda aktif secara sosial, maka kemungkinan Anda untuk mengalami penurunan ketajaman otak juga rendah.
Ketika Anda bersosialisasi, otak akan semakin sering aktif guna mendukung kegiatan kita. Diantaranya seperti aktivitas:
Berkomunikasi dengan lawan bicara
Mengolah ide
Menanggapi sebuah komentar
Merangkai kalimat untuk dikomunikasikan, dan lain sebagainya
Keaktifan otak dalam menyelenggarakan aktivitas diatas sekaligus melatih otak dan dapat menjauhkan Anda dalam masalah penurunan ketajaman otak. Di lain sisi, manfaat bersosiaslisasi juga memberikan manfaat pada belum lagi benefit penambahan pengetahuan ketika Anda menyerap ide dan pengetahuan orang lain.

5: Tetapkan Jadwal Tidur Rutin
tidur otak depresi lupaPada suatu studi yang dilakukan pada mencit yang tidur hanya pada waktu yang singkat mengalami penurunan jumlah neuron sebanyak 25% pada lokus seruleus, yaitu area pada otak yang berkaitan dengan fungsi kognitif.

Kurang tidur juga berdampak pada risiko munculnya depresi dan stres, dimana depresi itu sendiri sifatnya dapat menurunkan  performa otak.

Meskipun hubungan antara tidur dengan depresi cukup kompleks namun dipastikan kurangnya tidur dapat menyebabkan depresi.

Sebaliknya juga, depresi dapat menyebabkan kurangnya tidur, namun penelitian berpendapat bahwa risiko munculnya depresi meningkat dengan kurangnya tidur.

6: Memasak Pada Suhu yang Rendah
Ketika Anda memasak dengan suhu yang tinggi, maka besar kemungkinan akan merubah nutrisi dan melepas bahan kimia toksik pada makanan. Bahan kimia toksik yang ada berdampak pada penurunan fungsi otak dan risiko peningkatan kejadian Alzheimer atau kepikunan.

Sebagaimana dilansir pada Proceedings of the National Academy of Sciences, untuk menjaga makanan Anda tetap ‘aman’, hindari makan makanan yang dibakar terlalu gosong ataupun deep-fried foods (terutama daging).

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.
>> >> Baca Selengkapnya...

Inilah Cara Mengetahui Cinta Anda Tulus atau Hanya Sekedar Nafsu Belaka

Cinta dengan nafsu memang sulit untuk membedakan kedua hal itu saat berhubungan asmara. Ada banyak pasangan yang berpisah setelah menikah maupun sebelum menikah karena hanya gara-gara hal sepele. Hal ini biasanya menunjukan jika orang tersebut hanya nafsu bukan cinta.

Tapi harus kamu ketahui bahwa cinta dan nafsu bisa dibedakan dengan otak kita sendiri. Cinta memicu bagian otak yang berhubungan dengan kebiasaan. Sedangkan nafsu akan memicu bagian otak yang mengatur perasaan menyenangkan yang berhubungan dengan seks maupun makanan.

Namun, selain itu ada tanda lain yang bisa membedakan antara cinta dan hanya nafsu belaka. Untuk it mari kita ketahui bersama apakah cinta yang dijalani saat ini karena cinta atau hanya nafsu belaka.

Seperti dilansir dari laman palingseru.com, berikut inilah dia ke  tujuh tanda cinta yang penuh dengan nafsu belaka :

1. Jika kamu hanya takjub dengan kecantikan seseorang itu berarti kamu hanya sekedar nafsu bukan karena cinta.

2. Hubungan yang dilandasi dengan nafsu akan membuat seseorang tertarik pada kehidupannya bukan perasaannya.

3. Orang yang menjalani hubungan dengan dasar nafsu akan lebih suka berhubungan seks dari pada yang lainnya.

4. Seseorang yang juga menjalin hubungan dengan nafsu akan terus ingin selalu ada di dekat orang itu, untuk memenuhi nafsunya tersebut.

5. Ciri selanjutnya adalah kamu hanya akan perduli dengan hubungan kamu sendiri, tanpa melihat sensitif terhadap orang lain yang ada di sekitar kamu.

6. Jika kamu menjalani hubungan  dengan nafsu , kamu hanya akan fokus pada khayalan dari pada kenyataan  dan tanggung jawab sebuah hubungan.

7. Tanda yang terakhir adalah kamu hanya fokus pada penampilan keren seseorang.

Nah, itula dia tanda-tanda cinta yang penuh nafsu. Jika kamu menjalani hubungan yang seperti itu, ada baiknya kamu untuk menghentikan hubungan itu karena sangat tidak baik jika diteruskan.
>> >> Baca Selengkapnya...

Terlalu Banyak Bermain Game Justru Merusak Kerja Otak

Video game, apapun itu platformnya, menjadi permainan yang sangat populer saat ini. Baik pria maupun wanita di rentang usia berapa pun banyak yang menghabiskan waktu luangnya dengan bermain game.

Usia remaja disinyalir menjadi salah satu kelompok terbesar yang sangat mencintai permainan ini. Meski sudah banyak penelitian yang telah menjelaskan bahwa terlalu banyak bermain game bisa berdampak negatif, nampaknya hal itu tidak menjadi penghalang.

Baru-baru ini, sebuah artikel yang dipublikasi oleh Neurology Now dari American Academy of Neurology, menyebutkan bahwa bermain game secara berlebihan tidak hanya berdampak buruk pada perilaku remaja, tetapi juga otak remaja itu sendiri.

Perubahan yang terjadi pada otak akibat bermain game memang bisa sangat bermanfaat untuk masa depan. Walaupun demikian, bermain game dalam porsi yang berlebihan justru berdampak sebaliknya, yakni dapat merusak perkembangan otak.

Sebagian besar argumen yang ditulis Neurology Now adalah seputar Dopamin pada otak remaja. Perlu diketahui bahwa Dopamin adalah neurotransmiter yang membantu mengontrol pusat kepuasan dan kesenangan di otak. Dopamin juga membantu mengatur tindakan dan tanggapan emosional, sehingga memungkinkan kita untuk tidak hanya mengapresiasi penghargaan, tetapi juga mengambil tindakan untuk meraihnya.

Nah, peran game di sini adalah dapat mengaktifkan pusat kesenangan di otak dan merangsang emosi positif itu sendiri. Masalahnya adalah, game didesain untuk menargetkan pusat kesenangan ini, dan saat bermain game otak kemudian merespon dengan memproduksi Dopamin lebih sedikit dari kebutuhan.

brain dopamine
Penelitian memperlihatkan hubungan yang kuat antara permainan video game dalam waktu yang eksesif dengan kurangnya jumlah dopamine di otak.

“Otak seolah mendapat pesan untuk memproduksi neurotransmiter penting ini dalam jumlah yang lebih sedikit. Hasil akhirnya, gamer bisa berakhir pada kekurangan pasokan Dopamin,” kata sang penulis, Amy Paturel.

Gaming juga disebut-sebut hanya menstimulasi daerah tertentu dari otak. “Sejak awal 1990-an, para ilmuwan memperingatkan bahwa video game hanya menstimulasi daerah otak yang mengontrol penglihatan dan gerakan. Bagian lain dari otak yang bertugas untuk mengatur perilaku, emosi, dan belajar menjadi terbelakang,” tambah Paturel.

Walaupun lebih banyak menjelaskan tentang dampak negatifnya, Paturel tetap mendukung semua manfaat yang mampu diberikan pada otak karena bermain game. Remaja yang gemar bermain game diklaim lebih siap menghadapi dunia kerja dan merespon segala perubahan di lingkungan kerjanya.

“Beberapa game juga mengharuskan pemain memikirkan strategi, melakukan beberapa tugas secara bersamaan, dan membuat keputusan. Hal ini mirip dengan kebutuhan multitasking pada pekerjaan-pekerjaan masa kini. Orang-orang mungkin lebih siap untuk beralih dari tugas ke tugas lainnya, beradaptasi dengan informasi baru, dan memodifikasi strategi mereka,” pungkasnya.

Pembahasan terkait dampak video game memang bukan hal baru dan menjadi topik yang kontroversial. Maret 2014 lalu, penelitian lain menemuka bahwa game yang menghadirkan kekerasan bisa meningkatkan agresivitas seseorang. Tak lama setelah itu, penilitian tersebut justru dikritik oleh beberapa profesor karena terlalu sensasional dan tidak didukung dengan data-data yang cukup.

Bagaimana menurut Anda? Apa manfaat dan dampak negatif pada perkembangan otak yang Anda rasakan setelah bertahun-tahun bermain game?

Sumber : jagatplay.com
>> >> Baca Selengkapnya...

Lama Terpapar Suara Keras Bisa Ubah Proses Bicara pada Otak

Sekitar 15 persen orang Amerika antara usia 20-69 tahun kehilangan pendengaran karena terpapar suara-suara yang keras.  Para ilmuwan mengetahui suara-suara yang keras bisa merusak sel-sel rambut di telinga yang menerima suara-suara itu.

Sebagaimana dilansir dari laman voaindonesia.com , Riset baru ini mengatakan bahwa kerusakan pendengaran juga bisa berdampak pada kemampuan otak untuk memproses suara menjadi ucapan dan percakapan.

Ilmuwan dari University of Texas di Dallas memperdengarkan suara-suara keras yang menyebabkan kerusakan pendengaran ringan dan berat pada tikus.

Setelah itu ilmuwan memeriksa bagian-bagian otak tikus yang memproses suara, yang disebut auditory cortex.

Pada tikus yang pendengarannya rusak parah kurang dari 1/3 cortex yang menunjukkan reaksi ketika diberi rangsangan. Pada bagian-bagian yang menunjukkan reaksi, reaksinya lebih lambat.

Otak tikus yang mengalami kerusakan pendengaran ringan  juga berubah, bereaksi lebih lamban dan memerlukan lebih banyak stimulasi dibandingkan tikus yang fungsi pendengarannya normal.

Ini penting, sebab seperti yang disampaikan para periset dalam jurnal Telinga dan Pendengaran, pendengaran adalah proses yang rumit. Mereka mengatakan mendengar suara hanyalah langkah pertama dari proses syaraf yang sangat rumit, yang digunakan otak untuk mengubah suara itu menjadi ucapan yang bisa dipahami.

Ilmuwan juga menunjukkan jika sel-sel rambut telinga yang rusak tidak akan tumbuh kembali dan kerusakan itu tidak bisa diperbaiki.
>> >> Baca Selengkapnya...

Ingin Punya Ingatan Yang Kuat ? Pelajari Bahasa Baru !

Sama halnya dengan Anda berolahraga yang menjaga tubuh Anda tetap sehat dan kuat, berolahraga pikiran juga menjaga otak Anda tetap tajam. Cara yang paling mudah bisa Anda lakukan adalah mempelajari bahasa lain yang memungkinkan Anda mampu berbicara dalam dua bahasa, seperti yang dilansir dari laman Vemale.com. 

Penelitian yang dilakukan oleh Annals of Neurology menunjukkan bahwa orang dewasa yang mampu berbicara dalam dua bahasa atau lebih, mengalami penurunan kognitif yang lebih lambat pada proses penuaan dibanding orang yang hanya menggunakan satu bahasa. Hal senada juga diungkapkan oleh Dr. Thomas Bak dari University of Edinburgh, dari penelitian yang dilakukannya, manfaat menguasai dua bahasa atau lebih ternyata sangat bermanfaat untuk otak.

Penelitian yang diawali oleh Dr. Thomas Bak ini menjadi jalan untuk ilmuwan mengembangkan penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan dampak menguasai bahasa kedua dan penuaan yang terjadi pada otak. Tidak dipungkiri memang, penyakit penurunan fungsi kognitif seperti alzheimer misalnya, terjadi lebih lambat pada pasien yang menguasai dua bahasa atau lebih,dibandingkan pasien yang hanya menggunakan satu bahasa saja. 

Orang dewasa bukan satu-satunya yang mendapatkan keuntungan dari mempelajari dua bahasa, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2012 lalu menemukan fungsi otak tertentu pada remaja semakin meningkat ketika mereka semakin fasih dalam menguasai dua bahasa atau lebih. Selain itu, remaja yang menguasai dua bahasa atau lebih juga menunjukkan performa yang lebih baik untuk kegiatan multitasking dibandingkan remaja yang hanya terbiasa berbicara satu bahasa saja.

Ladies, tunggu apa lagi sekarang? Jika ingin ingatan dan kemampuan otak Anda semakin meningkat, cobalah pelajari bahasa lain.
>> >> Baca Selengkapnya...

Pecandu Narkoba dan Pecandu Seks Memiliki Respon Otak yang Mirip

Peneliti di Universitas Cambridge di Inggris mendapati bahwa aktivitas otak pecandu seks mirip dengan aktivitas otak pecandu narkoba.

Perilaku seksual kompulsif, umumnya dikenal sebagai kecanduan seks, terjadi pada satu dari 25 orang dewasa. Pada orang-orang ini, gambar-gambar pornografis memicu aktivitas otak yang mirip dengan apa yang terjadi pada otak pecandu narkoba, menurut temuan para peneliti di Universitas Cambridge di Inggris.

Namun, para periset mengatakan ini bukan berarti pornografi menimbulkan kecanduan secara fisik.

Para peneliti meminta 19 orang yang didiagnosa kecanduan seks dan relawan sehat untuk menonton video pendek yang menunjukkan  adegan-adegan seksual yang eksplisit atau olahraga sementara aktivitas otak mereka dimonitor dengan pemindai otak berteknologi tinggi. Perangkat yang disebut pemindai fungsi magnetik atau fMRI itu mengukur tingkat oksigen darah untuk melihat kegiatan dalam beberapa bagian otak mereka.

Para periset mendapati ada tiga bagian yang lebih aktif dalam otak orang yang memiliki perilaku seksual kompulsif dibandingkan para relawan yang sehat. Bagian yang aktif itu termasuk dorsal anterior cingulate, yang terlibat dalam mengantisipasi pemuasan kebutuhan dan kecanduan obat-obatan.

Temuan studi itu diterbitkan dalam jurnal PLoS One. Dan artikel ini kami ambil dari laman voaindonesia.com
>> >> Baca Selengkapnya...

Inilah 7 Makanan Lezat Penguat Daya Ingat Anak

Dibanding mengonsumsi vitamin formulasi, beberapa survei menunjukkan bahwa apa yang kita makan hari ini akan mempengaruhi kinerja otak dan kondisi daya ingat dalam jangka panjang. Karena nutrisi dalam makanan akan diserap tubuh dan lebih mendukung kerja vitamin penguat daya ingat. Misalnya saja pada beberapa makanan lezat berikut in, seperti dikutip dari laman lintas.me yaitu :

Kare Telur

Jika kamu menyukai makanan berbumbu kare atau masakan Padang dengan bumbu kuning, maka kamu sudah mengupayakan satu cara agar ingatanmu kuat. Karena kandungan kurkumin pada rimpang kunyit yang digunakan di dalamnya ternyata berhubungan dengan kemampuan kognitif otak, terutama sebagai pencegah penyakit Alzheimer (lupa / pikun). Apalagi, jika di dalam makananmu juga ditambahkan telur, tentu ingatanmu akan bertambah baik.

Sayur Bayam

Bukan hanya mendapatkan tubuh kuat dalam sekejap seperti Popeye, bayam juga memperkuat fungsi otak, termasuk daya ingat kamu. Begitu pun banyak sayuran berdaun hijau lainnya seperti kubis ataupun selada saat kamu makan burger.

Capcay

Pada capcay, tumis sayuran lezat yang bisa kamu tambahkan seafood, daging-dagingan, dan banyak bahan lainnya sesuai seleramu, umum ditemui campuran brokoli dan kembang kol. Ternyata, kedua sayuran tersebut berfungsi menguatkan daya ingat. Jadi, jangan lupa sertakan brokoli dan kembang kol pada capcay yang akan kamu santap ya Gladis.

Salad Berry

Makanan lezat yang satu ini cocok banget jadi santapan dessert Gladis. Kamu juga bisa menjadikannya kudapan sehat di malam hari. Baiknya, buah Berry ini bisa mengatasi sejumlah penyakit, dan juga meningkatkan fungsi otak. Hasilnya, mood bagus terus, ingatan fresh terus.

Bubur Kacang Hijau

Bubur kacang hijau punya segudang manfaat bagi kesehatan. Dari mulai menguatkan tubuh yang lemas, hingga mempercepat pertumbuhan. Ternyata, kacang hijau juga memudahkan otakmu menerima informasi yang masuk dan menyimpannya sehingga kamu tidak lupa. Pantas ya Gladis, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi kacang hijau. Selain melebatkan rambut bayi dan membersihkan kulitnya, ternyata bagus juga untuk perkembangan otak bayi.

Ikan Bakar

Ayo, siapa yang gak suka ikan bakar? Ikan memiliki kandungan protein tinggi dengan lemak sehat lho Gladis. Sangat baik dikonsumsi semua umur, apalagi anak kecil di masa pertumbuhan. Semua ikan bagus bagi perkembangan otak. Terutama ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan mackerel yang juga meningkatkan daya ingat.

Masakan Dengan Minyak Zaitun

Memasak dengan minyak zaitun akan mneghasilkan makanan yang jauh lebih sehat dan enak dibanding dengan minyak biasa. Bukan cuma itu, minyak zaitun dalam masakan juga merangsang otak agar lebih tajam mengingat karena kandungan vitamin serta efek penenang di dalamnya.

Nah Gladis, jadikan setiap makanan lezat yang kamu makan lebih bermanfaat bagi tubuh karena kandungan nutrisi di dalamnya. Lebih pemilih untuk urusan kesehatan akan jauh lebih berguna bagimu di masa mendatang lho Gladis ;)
>> >> Baca Selengkapnya...

6 Tips Sehat Cegah Serangan Epilepsi

Penting untuk diketahui bahwa orang dengan penyakit epilepsi bisa mengalami serangan tak terduga di mana saja. Jika Anda memiliki penyakit ini, atau anggota keluarga ada yang epilepsi, maka cara mencegah epilepsi dengan cara alami dari Vemale.com.com berikut bisa sangat membantu.

1. Makanan kaya magnesium
Asupan magnesium yang cukup, termasuk konsumsi kacang mete, almond dan bayam dapat mencegah serangan epilepsi. Bahkan sebuah penelitian menunjukkan bahwa kekurangan magnesium bisa memicu kejang pada orang epilepsi. Jadi, selalu masukkan makanan kaya magnesium untuk menu harian Anda. 

2. Beligo
Buah labu beligo yang sekaligus sebagai sayur ini bisa dimasak sebagai sayur bening. Ini adalah makanan kaya magnesium, jadi sangat penting mengonsumsi sayur yang satu ini. Anda juga bisa menjadikan jus dan diminum sehari sekali.

3. Bawang putih
Bawang putih juga merupakan obat yang manjur mencegah serangan epilepsi. Rebus 4-5 siung bawang putih dan diminum air rebusannya. Anda juga bisa menambahkan susu jika suka.

4. Air kelapa
Salah satu pengobatan alami yang sangat manjur adalah dengan minum air kelapa. Bukan hanya daging buahnya yang mengandung banyak nutrisi, air kelapa muda sangat baik mencegah epilepsi. Jadi, segelas air kelapa setiap pagi dan sore bisa diterapkan, Ladies. 

5. Susu
Susu merupakan sumber kalsium dan juga magnesium serta beberapa mineral penting lainnya yang dibutuhkan otak. Dengan tercukupinya mineral dalam otak, akan mencegah serangan epilepsi tiba-tiba pada Anda. 

6. Asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3 juga sangat penting untuk fungsi kerja otak lebih baik. Asam lemak sehat ini dapat menurunkan kolesterol dan penyumbatan arteri sehingga melancarkan peredaran darah ke otak. Hal ini sangat baik dalam mengurangi efek penuaan dan meningkatkan kinerja syaraf dan kesehatan otak. 

Jadi, jika Anda atau anggota keluarga ada yang menderita epilepsi dan ingin mencegah serangan semaksimal mungkin, jangan ragu menambahkan 6 bahan sehat tersebut ke dalam asupan harian Anda dan keluarga ya Ladies.
>> >> Baca Selengkapnya...
 
Copyright © . Rahasia Otak Jenius - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger